Artikel Kesehatan 01 Jun 2026 2 menit baca

Waspada Leptospirosis: Kenali, Cegah, dan Lindungi Diri

Tim Redaksi

PUSKESMAS MRANGGEN 3

Waspada Leptospirosis: Kenali, Cegah, dan Lindungi Diri

Leptospirosis adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Leptospira yang umumnya menyebar melalui urine tikus. Bakteri ini dapat mencemari air, tanah, atau lingkungan yang kotor, kemudian masuk ke dalam tubuh melalui luka pada kulit atau selaput lendir. Penyakit ini perlu diwaspadai terutama saat musim hujan dan banjir, karena risiko penyebarannya cenderung meningkat pada kondisi lingkungan yang lembap dan tergenang.


Gejala leptospirosis sering kali menyerupai penyakit lain sehingga kerap terlambat dikenali. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain demam tinggi, sakit kepala dan nyeri otot, mual atau muntah, serta mata yang tampak kemerahan atau kekuningan. Jika tidak segera ditangani, leptospirosis dapat menyebabkan komplikasi serius pada organ penting seperti hati, ginjal, hingga paru-paru. Oleh karena itu, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala tersebut, terutama setelah kontak dengan lingkungan yang berisiko.


Pencegahan leptospirosis dapat dilakukan melalui gerakan 3M Plus, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup rapat tempat penyimpanan makanan dan sampah, serta mendaur ulang atau membuang barang bekas yang berpotensi menjadi sarang tikus. Selain itu, penting untuk menjaga kebersihan lingkungan, menggunakan alas kaki saat beraktivitas di area yang becek atau tergenang air, serta menghindari kontak langsung dengan air yang diduga terkontaminasi. Tikus mungkin berukuran kecil, tetapi dampak penyakit yang dibawanya jelas tidak bisa dianggap remeh. Menjaga kebersihan lingkungan adalah langkah sederhana yang memberikan perlindungan besar bagi kesehatan keluarga.

Bagikan:

Eksplorasi Layanan

Pusat Informasi & Navigasi

Profil Instansi

Pusat Informasi